Tampilkan postingan dengan label Pak Ahok-Djarot Mengabdilah Pada Manusia Sebagai Puncak Ibadah!. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pak Ahok-Djarot Mengabdilah Pada Manusia Sebagai Puncak Ibadah!. Tampilkan semua postingan

Pak Ahok-Djarot Mengabdilah Pada Manusia Sebagai Puncak Ibadah!


Berbagi Cerita - Jadi aktivis lintas golongan, lintas partai, ormas dan agama, itu takdir hidupku. Bagaimana tidak, mulai dari good believer, pengiman yang baik sampai bad believer, pengiman yang buruk saya berkawan. Tahun 2011, di sebuah yayasan, saya ngobrol asyik dengan seseorang. Dia memberiku al-wala’ wa al bara’, manual book kaum salafi-jihadis. Itu lho, kaum yang doyan meledakkan diri demi 72 bidadari. Siapa dia?Peppi Fernando, aktor utama bom buku yang rencananya dihadiahkan pada Kiai Ulil Abshar Abdalla. Salah satu sahabat liberalku. Di sebuah pesantren, tahun 2014 berlalu, saya dikenalkan oleh Kia Munawar Ali dengan seseorang. Kami ngalor-ngidul. Tak saya duga, tahun 2016, dia jadi biang kerok pengeditan pidato Ahok di Kepulauan Seribu. Jahat sekali. Anda pasti tahu. Buni Yani.